Taqobbalallohu minna wa minkum
shiyamana wa shiyamakum
kullu ‘amin wa antum bi khoir
Maaph lahir bathin ya…
Taqobbalallohu minna wa minkum
shiyamana wa shiyamakum
kullu ‘amin wa antum bi khoir
Maaph lahir bathin ya…
Hari ini saya, epa, fitri, dan diana dapat jatah traktiran dari nike yang ultah hari ahad kemaren. Sebenernya kemaren kami berencana bikin surprise party buat nike yang bertempat di Resto steak milik tantenya fitri. Tapi baru setengah jalan acara tersebut gagal total gara – gara hujan deras yang mengguyur kota solo dari siang sampai sore. Sebenarnya rencana sudah kami susun dengan sangat rapi. Yang tahu letsk resto itu hanya saya dan fitri, maka dipecah jadi dua kelompok. Saya dan seorang teman beli cake dan fitri memandu dua yang lain ke resto tantenya. Akhirnya Nike, diana, dan fitri berangkat duluan ke resto tersebut, saya dan epa diam – diam akan mampir dahulu ke salah satu bakery untuk beli blackforest.Awalnya kami nekat malawan hujan yang semakin bertambah deras. Saya dan epa sudah sampai di salah satu bakery yang roti – rotinya uenakk..dan mengira fitri dan yang lain sudah sampai di resto tempat surprise party akan dilaksanakan. Setelah berhasil mendapat blackforest dan roti – roti lain untuk kami sendiri :p epa mendapat sms kalau diana dan nike kembali ke kos diana karena tidak sanggup mengejar fitri di tengah hujan
Saya lalu menelpon fitri dan ternyata dia malah pulang ke rumah untuk ganti baju..gagal sudah..saya dan epa bingung mesti ngapain, mau kembali ke kos epa hujan masih sangat deras. Untungnya di dekat bakery tersebut ada warnet, kami pun killing time di depan kompi.Setelah hujan agak reda saya dan epa langsung cabut ke kos diana, waktunya plan B. Sampai di sana ternyata fitri sudah menyambut, kami pun langsung memasang lilin di atas blackforest yang menggoda iman tersebut, tanpa ketahuan nike tentunya. Lampu di kamar diana pun dimatikan..untung nike tidak curiga
Kami bertiga pun masuk ke kamar diana sambil menyanyikan lagu happy birthday…wah..nike kaget loh..ga begitu sia – sia lah surprise ini walau tinggal cakenya saja.
Dan akhirnya hari ini nike mentraktir kami di foodcourt SGM, kami menyerbu kedai cobek, nyam..nyam..saya pesan empal..tapi saya gak doyan sayur asemnya..asem banget bo’..mubadzir deh :p Setelah itu kami jalan – jalan liat – liat baju, gantungan hape, dan lain – lain. Megang ini, megang itu tapi ga ada yang dibeli
Tenkyu banget buat Nike, sering – sering ya !
Kemarin sepulang dari kampus, ibu saya memberi tahu bahwa sepeda adek saya hilang. Rupanya selasa sore kemaren terjadi sesuatu yang saya tidak sempat saksikan langsung karena saya masih sibuk antri bayar SPP, malemnya saya kecapekan dan langsung masuk kamar so tidak sempat ngobrol – ngobrol dengan ayah dan ibu saya. Dan kemarin pagi suasana adem ayem saja jadi saya tidak tahu kalau ada insiden yang membuat ayah saya marah telah terjadi.
Ceritanya 2 hari yang lalu adek saya yang gendut dan masih duduk di kelas 4 SD itu pergi ke warnet – katanya mau nonton naruto di websitenya naruto – bersama temannya, dia meletakkan sepedanya begitu saja di depan warnet alias tidak parkir di tempat semestinya, saat mau pulang barulah dia sadar kalau sepedanya sudah raib.
Dia pulang ke rumah berjalan kaki sambil meratapi sepedanya yang hilang, ibu saya heran melihat anaknya pulang dalam keadaan menangis, apalagi saat melihat wajahnya yang bulat dan pipinya yang gembul dipenuhi oleh air mata, matanya yang sembab dan bengkak menandakan ada sesuatu yang tidak beres…setelah diinterogasi akhirnya meluncurlah pengakuan dari bibirnya kalau sepedanya yang masih lumayan baru itua hilang.
Ayah saya marah..marah banget malah..bahkan ayah saya mengancam kalau beliau tidak mau lagi membelikan sepeda untuk adek saya, karena bukan pertama kali ini saja dia berlaku ceroboh..berkali – kali dia menghilangkan barang – barang yang ayah saya belikan untuknya.
Maklum, sebagai anak paling kecil yang jaraknya jauh dari kakaknya (kakak diatasnya sudah kelas 3 SMA) dia jadi sangat manja dan kolokan. Semua keinginannya harus dipenuhi saat dia minta, bahasa jawanya sak dhet sak nyet..kalau dipending besok atau seminggu lagi sudah dipastikan dia akan ngambek dan mogok sekolah.
Kejadian ini membuat Ipul, panggilan adek saya itu, jadi mandiri. Biasanya kalau pagi harus dioprak – oprak dulu oleh ayah saya biar mau bangun terus mandi, gosok gigi, de el el..setelah itu mbak pembantu harus nyiapin sarapan dan diantar ke depan mukanya langsung, kalau tidak dia pasti teriak – teriak “Mbaaaaaakkkkkkkkk…….maemku mannnaaaa……!!!!” Berangkat sekolah pun mesti diantar padahal jarak dari rumah saya ke sekolahnya tidak ada 100 meter. Ampun deh !!!! Mungkin karena masih takut sama ayah saya kemaren dia bangun sendiri, mandi sendiri dan berangkat sekolah sendiri, ibu saya sampai geli melihatnya..bahkan mbak pembantu tidak direpotkan dengan teriakannya karena dia mogok sarapan.
Sesekali anak itu memang perlu “diberi pelajaran”, biar bisa belajar bertanggung jawab dan amanah terhadap barang – barangnya, selama ini kalau membuat masalah dia selalu “diampuni” dan hanya sedikit diceramahi, mungkin itu membuat dia tidak jera dengan kesalahan yang dilakukannya.
Semoga kejadian ini membuatnya jadi dewasa dan bertanggung jawab, kalau masalah sepeda..hmmm…seingat saya digudang masih ada sepedanya yang lama yang masih cukup bagus dan masih bisa dipakai, tinggal dibersihkan, dilap – lap sebentar pasti sudah keren lagi tu sepeda..itu kalau dia mau
Pagi ini saya berencana berangkat jam 7 pagi ke kantor pos pusat untuk menyeleseikan urusan kemaren, tapi apa mau dikata..suasana libur membuat saya ngaret, jam setengah 9 saya baru berangkat. Jam 9 saya harus menghadiri acara pendadaran 2 temen saya, jam 11 harus ke lab. Patologi Klinik untuk ketemu pembimbing akademik, dan setelah itu cari pengumuman semester, denger – denger kalender akademik semester ini ada yang diubah berkaitan dengan adanya cuti bersama hari raya imlek.
Alhamdulillah urusan di kantor pos lancar, setelah mendapat kuitansi dan kode registrasi saya meluncur ke arah kampus. Saya mampir ke New Planet, warnet yang dulu jadi langganan saya, untuk registrasi Online sekalian ngeprint KRS. Warnet ini menyediakan layanan registrasi langsung, tinggal bilang ke mas penjaga kode registrasi kita dan KRS pun langsung keluar dari printer, tidak sampai 5 menit acara ngeprint KRS selesei, setelah itu saya ke tempat fotokopi terdekat untuk memfotokopi KRS, yang ini agak lama karena yang antri bukan cuma saya. Hape saya menyenandungkan lagunya D’Cinnamon menandakan ada sms masuk..Ups…saya sudah ditungguin di Lab. Parasitologi dari jam 9 tadi untuk nemenin temen saya yang pendadaran, untungnya tiga temen saya yang lain udah standby disana, jadi mereka mengijinkan saya nelat satu jam..he…he..maaph..maaph..
Jam 10 saya bergegas ke Lab. Parasitologi untuk setor muka dan nyicip snack yang dihidangkan..mmmm…banyak pilihan..saya ambill cake coklat dan sosis ayam, sekalian air minum gelasan. Hari ini temen saya yang lain juga pendadaran di Lab. Patologi Anatomi, jadi saya ke lab itu juga untuk cari makanan…he…he…he..lumayan..dapet kue sus yang uenak…
Alhamdulillah…kenyang…kenyang…
Setelah menemui Pembimbing Akademik temen saya yang pendadaran ngajakin makan – makan, ayyooo ajjjaaa…!!!! Sebenernya yang diundang ada 6 orang, namun karena yang satu harus pulang karena sudah ditunggu ibunya dan yang satunya lagi setelah ditunggu tidak muncul juga, ditelfon juga tidak diangkat, dan yang terpenting kami sudah kelamaan menunggu so kami memutuskan meninggalkan dia dan berangkat berempat saja.
Setelah beberapa saat kebingungan mencari tempat makan yang tidak jauh dari kampus, akhirnya kami berempat memutuskan makan siang di lesehan belakang kampus, saya dan Sang Pentraktir pesen ayam kremes, 2 temen saya yang lain pesan kakap bakar. Alhamdulillah masih bisa makan enak ditemani gerimis setelah seharian capek wara – wiri kesana – kemari..
Coba kalau tiap hari temen saya pendadaran ya…bisa makan gratis terus nih..he…he..he..
Ada yang bilang setelah kesengsaraan pasti hadir kesenangan, dan saya merasakannya hari ini. Setelah kemaren ’sengsara’ mengantri registrasi dan pagi ini ribut ngurus KRS akhirnya kesenangan ditraktir teman itu datang juga..
Apapun yang terjadi dalam hidup memang harus dinikmati dan disyukuri, mau tidak mau yang namanya hidup pasti ada sengsaranya, tinggal bagaimana kita mengambil hal positif dari segala yang terjadi…
Hmm…hari ini sedikit berjuang untuk menyelesesaikan salah satu agenda awal semester, yaitu herregistrasi.Herregistrsasi UNS dimulai dari tanggal 4 Februari sampai 13 Februari. Pembayaran untuk S1 angkatan 2004 ke bawah dapat dilakukan di cabang Bank Permata seluruh Indonesia dan beberapa kantor pos Online.
Semester kemaren saya membayar via ATM, lebih cepat coz ga pake antri. Semester sebelumnya saya bersama ratusan orang ngantri di bank permata cabang Slamet Riyadi, dari pagi sampai jam 4 sore. Semester ini saya ingin coba lewat kantor pos.
Senin tanggal 4 kemaren saya mendatangi kantor pos UMS yang merupakan salah satu kantor pos yang ditunjuk untuk melayani herregistrasi UNS. Bapak penjaga kantor pos bilang kalau komputernya lagi “error” so tidak bisa melayani herregistrasi hari itu. Lalu saya bertanya bagaimana kalau besok kira – kira udah bisa belum yaaa……..
Si bapak yang kurang responsif, kurang ramah dan sedikit nyuekin saya itu berkata dengan nada ketus, “ya nggak tahu mbak, dicoba dulu, kalau belum bisa ya besoknya lagi, atau mbak titip aja dulu uangnya disini. Besok balik lagi.” Saya juga sempat menanyakan hal – hal lain yang berkaitan dengan herregistrasi via kantor pos, tapi lagi-lagi jawaban yang tidak menganakkan telinga dan hati terdengar dan membuat saya sangat tidak nyaman!!
Hmmfff….menyerah…!!!
bukan karena ga sabar menunggu komputernya “bener”, tapi saya udah males talking – talking sama bapak penjaga kantor pos itu…I’m sorry goodbye…
Hari selasa saya berencana ke kantor pos kampus yang kebetulan letaknya dekat dengan fakultas saya, sekalian ambil KHS dan liat – liat pengumuman baru.
Jam 9 antrian di kantor pos UNS sudah padat merayap, tapi tidak sepadat antrian di permata dan saya kehabisan nomor antrian. Setelah ke fakultas ngambil KHS (alhamdulillah IP saya naik) dan ngobrol – ngobrol sama temen saya meluncur ke kantor pos gladak. Di perjalanan saya melewati permata cabang urip sumoharjo..wow..ga kuku antriannya..penuh buanget…!!!
Sampai di kantor pos saya disambut parkiran motor yang penuh sesak, alhamdulillah masih dapat tempat. Di dalam saya bertemu teman sengkatan, saya tanya sama temen saya yang cantik dan hoby dandan itu gimana caranya bayar di kantor pos..ternyata dia juga tidak tahu. Kemudian kami bertanya kepada salah satu teller yang menginformasikan bahwa pembayaran SPP UNS dilayani di loket 13.
Kami pun menuju loket yang terletak di ujung kantor pos itu, di depannya tampak wajah – wajah mahasiswa yang sedang ngantri. Kami lihat pak satpam yang berdiri di depan loket 12 membawa nomor antrian so kita lansung menengadahkan tangan meminta nomor. Saya dapat nomnor 239 dan temen saya 240. Waaaaaaa…..
Tempat duduk di depan loket 13 sudah penuh jadi kami duduk di depan loket 7. agak tidak nyaman karena kami tidak bisa mendengar nomr yang dipanggil teller. Setelah kurang lebih setengah jam kami pindah ke tempat duduk di depan loket 13. Disana kami bertemu dengan adek angkatan dan berencana mau titip bayar, tapi gagal karena dia sudah dititipi oleh temannya. Adek kelas saya itu bilang kalau di kantor pos satu orang hanya boleh bawa 2, artinya hanya satu orang yang bisa nitip,sementara di permata satu orang boleh bawa sampai 10. Dia juga bilang kalau nomornya seratusan mending pulang dulu, paling – paling jam 3an baru dipanggil. Dia ambil nomor antrian jam 7 pagi dan dapat nomor 68, sebelumnya dia ke permata urip sumoharjo dan mendapat nomor 300an, akhirnya dia pilih antri di kantor pos. Pantesan saya dapat nomor 239..kesiangan bow….!!! Bisa – bisa abis ashar baru dipanggil nih..
Lalu saya berunding dengan teman saya, dia keukeuh mo nunggu, waduw…secara saya khan tidak suka antri lama-lama, akhirnya jam 11 saya pulang dan kembali lagi jam 4 sore.
Sorenya jam 4 lebih seperempat saya tiba di kantor pos, sudah agak sepi memang, hiruk pikuk manusia sudah berkurang, kursi antrian juga banyak yang kosong,saya duduk di barisan paling depan, tepat di depan teller. Nomor yang dipanggil masih 120alebih..tapi banyak yang kosong, udah pada nitip kali ya…saya menunggu sambil ngutak – atik jadwal kuliah buat bekal ngadep Pembimbing Akademik besok coz saya berencana mengambil mata kuliah semester bawah, jadi harus muter jadwal agar acara kuliah di kampus dan di rumah sakit tetap lancar.
Setengah jam kemudian ada mbak – mbak yang mendekati saya mau nebeng antrian karena si mbak yang ternyata anak ekonomi 2004 itu dapet nomor 12 gelombang kedua..Okay deh mbak…
Beberapa saat kemudian datang seorang cowok yang bertanya bagaimana cara bayarnya, alamak…ternyata dia baru datang sore itu padahal nomor antrian udah habis, akhirnya saya minta mbak ekonomi untuk menyerahkan nomor antriannya yanga tidak terpakai lagi ke cowok itu.
Si mbak itu ternyata datang bersama 2 orang temannya, akhirnya jadilah kami ngumpul bareng. Cowok kesorean itu ngajak ngobrol mulu, ternyata dia anak teknik 2004 dan selengekan..kacau…dan humoris, sore itu saya benar – benar bisa tertawa melepas kejenuhan yang membayang sejak kemarin. Temennya si mbak ekonomi yang anak ekonomi juga tenyata satu SMA sama cowok itu, dunia kadang memang hanya selebar daun kelor. Setelah ngobrol ngalor ngidul kanan kiri atas bawah cowok teknik itu menanyakan “nurul” temen SMAnya, dan Nurul adalah salah seorang teman seangkatan yang cukup saya kenal..lagi – lagi..dunia memang hanya selebar daun kelor (Daun kelor itu kayak apa ya…he…he..)
Jam 5 lebih 7 menit nomor saya dipanggil, dan berita buruk pun disampaikan oleh mbak teller..Deposit kantor pos habis, jadi pembayaran tidak bisa dilayani lagi. saya dan mbak ekonomi di beri pilihan, mau bayar di tempat lain atau tetap bayar di kantor pos tersebut tetapi besok pagi dengan cara kami bayar DP 100 ribu rupiah dan diberi kuitansi, besok pagi bisa langsung bayar di teller dengn membawa kuitansi itu tanpa harus mengantri kembali. Akhirnya kami pilih yang kedua..males kaleeee kalau harus ngantri lagi..akhirnya saya pulang dengan membawa kuitansi dan diiringi gerimis sore itu.
Malemnya teman saya telpon menanyakan apakah saya sudah bayar SPP..ternyata dia belum bayar dan mau antri ke bank. Saya menyarankan agar antri di kantor pos saja, dia lalu bercerita kalau semester kemaren dia bayar di kantor pos Tipes dan kena pungli 5ribu rupiah. Wee..eee…eee..eee..
masih ada saja yang cari kesempatan dalam kesempitan…
Sepertinya semester depan saya mau kembali ke cara lama, bayar via ATM, sebelum tanggal herregistrasi saya harus setor uang dulu ke bank permata. Sudah cukup cari pengalaman herregistrasinya..tapi herregistrasi kali ini tidak begitu membuat saya capek seperti sebelum – sebelumnya..mungkin karena tadi saya bertemu dengan cowok yang cukup menghibur itu..he…he…he…
Alhamdulillah UAS dan UU (Ujian Ulang ) udah selesei. Walau nuansa stress dan pusing masih membayang tapi harumnya liburan membuat saya sedikit senang. Sedikit ???Ya..Sedikit !!! Karena libur semester kali ini sangat amat luar biasa singkat, Cuma dua minggu !!
Itupun dikurangi beberapa hari untuk acara bayar semesteran dan KRSan. Walhasil agenda liburan saya banyak yang di pending..
Ngomong – ngomong soal agenda liburan, saya biasa bikin list untuk ngisi liburan semester yang kadang nyampe 2 bulan,biasanya siy pas liburan semester genap coz kampus masih dipakai SMPB so liburnya nambah.
Balik lagi ke agenda liburan, agenda wajib saya yaitu bac a buku . Saya termasuk fans berat acara – acara book fair di solo, kalo ga lagi ujian pasti saya sempetin dateng. Nah, biasanya pas jalan – jalan ke book fair saya beli buku barang satu atau dua buku..kalo dompet masih tebel kadang beli sampai 5 buku tambah beli jilbab, baju, bros..he..he..he…
Pastinya tu buku – buku ga terbaca saat hari – hari biasa karena buku – buku kedokteran sudah antri dengan manis di almari buku saya untuk dibaca. Belum tugas, laporan, pretes, postes yang menyita waktu sampai buku – buku selain buku kedokteran jadi anak tiri.
Nah, satu – satunya waktu yang tepat buat menganak emaskan buku – buku saya itu ya pas liburan.
Kadang saya juga suka curi – curi waktu siy buat baca – baca novel, atau malah sekalian banting stir seharian baca novel dan majalah kalau buku – buku kedokteran mulai bikin saya eneg dan muntah – muntah..
Liburan kali ini sebenernya ada 10an buku yang harus dibaca, tapi karena waktu ga cukup (ditambah agenda bikin blog) jadi dikurangi saja..jadi 5 deh..he..he..he..yang lain dibaca via curi – curi waktu saja.
Oh..Liburan..Liburan..
Begitu cepatnya kau berlalu..aku masih rindu padamu…
Alhamdullillah rencana bikin blog khusus artikel kesehatan sesuai saran Mas Yahya terealisasi bulan ini. Mumpung lagi liburan saya sempetin ngobrak – abrik file di kompi saya, cari – cari artikel kesehatan yang nyempil diantara bahan kuliah dan gambar – gambar lucu favorit saya. Bagi saya yang masih newbie di dunia blog, pusing, mumet dan frustasi pasti ada saat nyoba posting, upload gambar de el el..untungnya ada teman yang baik hati mau membantu dan ngajari saya gimana caranya ngeblog yang baik dan benar..he..he..
Saat blog walking iri rasanya liat blog temen – temen saya pada bagus – bagus, seru, rame, ada gambarnya lagi !!!
Yang satu ini nih yang bikin saya frustasi, Upload gambar !!! Berkali – kali saya coba upload di wordpress tapi gagal mulu..there’s something wrong pastinya..ya gitu deh kalo asal klik, klik sana, klik sini..malah stress sendiri. Alhamdulillah ada kakak kelas SMA yang bersedia ngasih tutorial via YM.
Saya sampaikan keluhan ini di milis SMA saya, Alhamdulillah ada temen laen yang bersedia membantu..
Senangnya punya teman-teman seperti mereka.
So liat aja hasilnya di blog medis saya yang di blogspot atau yang di wordpress.

Akhir – akhir ini siaran berita di stasiun televisi indonesia dipenuhi dengan berita melambungnya harga kedelei yang berimbas pada naiknya harga tempe dan tahu. Ditambah adanya beberapa pabrik tahu yang gulung tikar..waduh..waduh.. Tempe dan tahu adalah salah satu sumber protein nabati yang baik dan tergolong murah sehingga hampir semua kalangan dapat mengkonsumsi tempe dan tahu. Kalau zat gizi yang murah saja sekarang tak terjangkau, apalagi dengan sumber – sumber gizi lain yang mahal ?!?!?!?!?!